Program Studi Bisnis Digital FEBM UMRAH Perkuat Kolaborasi Industri Melalui Kuliah Umum Bersama PT BIIE

Tanjungpinang, 25 Mei 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melalui Program Studi Bisnis Digital bekerja sama dengan PT Bintan Inti Industrial Estate menggelar kegiatan kuliah umum sekaligus penandatanganan kerja sama pada Senin, 25 Mei 2026 di Auditorium UMRAH. Kegiatan ini mengusung tema “Digital Maritime Industry Insight 2026: Bridging Digital Skills and Industrial Transformation” dan diikuti oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta stakeholder terkait.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penguatan sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam menghadapi perkembangan transformasi digital, khususnya pada sektor industri maritim dan kawasan industri strategis. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami kebutuhan industri modern sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi digital.

Kuliah umum menghadirkan General Manager PT BIIE, Ir. Aditya Laksamana, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya penguasaan digital skill bagi mahasiswa sebagai bekal menghadapi tantangan industri masa depan. Selain itu, mahasiswa juga diberikan gambaran mengenai implementasi teknologi digital di kawasan industri serta kebutuhan kompetensi yang saat ini banyak dibutuhkan oleh perusahaan.

Dekan FEBM UMRAH dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama dengan dunia industri menjadi langkah penting dalam menciptakan pembelajaran yang lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan lapangan kerja. Menurutnya, kolaborasi ini tidak hanya membuka peluang pengembangan akademik, tetapi juga dapat mendukung program magang, penelitian, hingga pengembangan sumber daya manusia yang unggul.

Selain kuliah umum, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan perpanjangan kerja sama antara FEBM UMRAH dan PT BIIE yang meliputi Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA), serta Implementation Agreement (IA) Program Studi Bisnis Digital. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan dunia industri.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait peluang kerja, kebutuhan kompetensi digital, hingga perkembangan industri maritim berbasis teknologi di masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, FEBM UMRAH berharap mahasiswa dapat memperoleh wawasan baru terkait transformasi digital industri sekaligus memperluas koneksi dengan dunia profesional. Ke depan, kerja sama antara FEBM UMRAH dan PT BIIE diharapkan dapat terus berkembang dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesiapan lulusan menghadapi tantangan industri global.

Artikel Lainnya