Mahasiswa FEBM UMRAH Raih Silver Medal Chemfest National Essay Competition Lewat Gagasan Bank Sampah Energi
Tanjungpinang, 26 Oktober 2026 — Tiga mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Muhammad Faisal dari Program Studi Manajemen, Eka Ariana Zaherawati dari Program Studi Kewirausahaan, dan Nicky Aprillian Saputra dari Program Studi Akuntansi, berhasil meraih Silver Medal dalam Chemfest National Essay Competition yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Kimia UMRAH.
Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, ketiganya mengusung esai berjudul “Bank Sampah Energi: Mekanisme Penukaran Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Melalui Pemanfaatan Teknologi Pirolisis untuk Mewujudkan Ekonomi Sirkular dan Zero Waste”, dengan subtema Energi dan Lingkungan Berkelanjutan.
Gagasan tersebut berangkat dari keprihatinan mereka terhadap persoalan sampah plastik dan kebutuhan energi, khususnya di wilayah kepulauan. Tim melihat bahwa tantangan geografis Kepulauan Riau membutuhkan solusi yang tidak hanya memperhatikan kelestarian lingkungan, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan energi dan keberlanjutan ekonomi masyarakat. Melalui gagasan Bank Sampah Energi, mereka mengusulkan pemanfaatan teknologi pirolisis untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar.
Dalam proses penyusunannya, ketiga mahasiswa membagi peran sesuai dengan kontribusi masing-masing. Muhammad Faisal merancang gagasan awal sekaligus mengidentifikasi fenomena dan urgensi permasalahan. Eka Ariana Zaherawati menyusun strategi implementasi, sedangkan Nicky Aprillian Saputra berfokus pada pengembangan konsep ide. Kolaborasi ini turut didukung oleh diskusi, penelusuran literatur, penguatan data, dan evaluasi terhadap kelayakan solusi yang ditawarkan.
Faisal mengungkapkan bahwa salah satu tantangan yang mereka hadapi adalah memastikan gagasan tersebut tidak hanya inovatif, tetapi juga realistis untuk diterapkan sesuai dengan kebutuhan wilayah Kepulauan Riau. Melalui diskusi dan pertukaran perspektif, mereka berupaya menyempurnakan konsep agar memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.
Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi ketiganya untuk terus mengembangkan gagasan tersebut dan mengikuti kompetisi lainnya. Mereka berharap konsep Bank Sampah Energi dapat dikaji dan dikembangkan lebih lanjut sehingga berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah kepulauan. Faisal juga berpesan kepada mahasiswa lain agar tidak takut memulai dan memanfaatkan kesempatan untuk berkompetisi.
“Jangan menunggu sampai merasa benar-benar siap untuk mengambil kesempatan. Mulailah dari apa yang kalian miliki, manfaatkan kesempatan yang ada, dan temukan orang-orang yang bersedia tumbuh bersama kalian,” pesannya.







