Gemilang di Arena Silat, Mahasiswa FEBM UMRAH Annisa Juhari Raih Dua Gelar di King of Silat Championship Open 1
Tanjungpinang 15 Oktober 2026 — Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Annisa Juhari mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2025, sukses mencatatkan prestasi gemilang pada ajang King of Silat Championship Open 1 yang berlangsung di Mall Botania 2, Batam. Annisa berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus, yakni Juara 1 Kategori Tanding Kelas C Dewasa Putri dan Juara Umum 1 Kategori Dewasa Prestasi.
Kejuaraan pencak silat tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah dan instansi, selain dari Kepulauan Riau, peserta juga datang dari Provinsi Riau, perguruan tinggi seperti Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), hingga instansi TNI. Peserta dari luar negeri, termasuk Singapura, turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Sebelum hari pertandingan berlangsung, para peserta mengikuti proses penimbangan berat badan. Tahapan tersebut menjadi salah satu persyaratan wajib bagi setiap peserta, dengan atlet yang tidak hadir atau melebihi batas berat badan berisiko didiskualifikasi.
Pertandingan kemudian dimulai pada 2 Oktober. Salah satu momen paling berkesan baginya adalah babak final, saat ia berhadapan dengan atlet dari perwakilan instansi TNI. Annisa mengaku sempat gugup karena lawannya seorang prajurit, sedangkan ia merasa hanya mahasiswa biasa. Namun, pertandingan berjalan sebaliknya. Perolehan poinnya sekitar 35, sementara lawannya minus 1, sehingga wasit menghentikan pertandingan.
Prestasi tersebut tidak diraih secara instan. Annisa telah menekuni pencak silat sejak lama dan sudah menjadi atlet sejak SMA. Selama persiapan, ia berlatih hampir setiap hari sepulang kuliah dan berusaha tidak absen. Tantangan terbesarnya adalah membagi waktu antara latihan, jadwal kuliah, dan tugas. Pada hari Rabu dan Kamis, kuliahnya baru selesai menjelang magrib sehingga ia harus berlatih mandiri di rumah. Tenggat berbagai tugas yang berdekatan juga menuntutnya untuk mengatur waktu dan tenaga dengan lebih disiplin.
Meski telah meraih dua gelar, Annisa tidak ingin berhenti pada pencapaian tersebut. Ia memiliki cita-cita untuk dapat bertanding di tingkat yang lebih tinggi dan membawa nama Indonesia. Anisa juga mengajak mahasiswa UMRAH untuk memanfaatkan masa muda dengan mencoba berbagai kegiatan positif dan mengembangkan potensi yang dimiliki. “Selagi masih muda, banyakin eksplor hal-hal baru yang bermanfaat, karena alhamdulillah kampus kita itu support,” ujarnya.







