Manfaatkan Cangkang Gonggong Jadi Pengawet Alami, Muhammad Faisal, Andre Hermawan, dan Muhammad Azurit Sidik Raih Juara 3 Business Plan Competition Tingkat Nasional
Tanjungpinang, 17 Oktober 2026 — Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Muhammad Faisal dari Program Studi Manajemen angkatan 2024, bersama Andre Hermawan dan Muhammad Azurit Sidik dari Program Studi Akuntansi angkatan 2024, berhasil meraih Juara 3 dalam Business Plan Competition Tingkat Nasional melalui inovasi bisnis bertajuk SERAGONG, yaitu produk pengawet alami berbasis kitosan dari cangkang gonggong.

Inovasi SERAGONG berangkat dari potensi gonggong sebagai salah satu ikon kuliner Kepulauan Riau yang cangkangnya masih banyak belum dimanfaatkan secara optimal. Tim melihat peluang untuk mengembangkan limbah cangkang gonggong menjadi produk bernilai tambah. Ketertarikan mereka terhadap gagasan tersebut juga didukung oleh referensi penelitian mengenai potensi kitosan dari cangkang gonggong.
“Awalnya, kami mendapatkan informasi lomba melalui Instagram dan grup WhatsApp akademik kampus. Setelah itu, kami mengumpulkan tim untuk mencoba menyusun proposal. Kami optimistis bisa lolos ke babak final,” ungkap tim.
Perjalanan mengikuti kompetisi tersebut tidak terlepas dari tantangan membagi waktu antara persiapan lomba dan aktivitas perkuliahan semester lima. Tim mengaku hanya memiliki waktu dua hari untuk mempersiapkan proposal dan satu hari untuk berlatih presentasi. Keterbatasan waktu tersebut mengharuskan mereka mengatur prioritas agar persiapan kompetisi dan tanggung jawab akademik tetap berjalan.

Meski demikian, dukungan positif dari salah satu dewan juri saat presentasi babak final menambah semangat dan kepercayaan diri mereka. Tim mengaku tidak menyangka gagasan yang dipersiapkan dalam waktu singkat tersebut mampu mengantarkan mereka meraih Juara 3.
Pencapaian ini menjadi pengalaman berharga bagi ketiga mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas dan kemampuan menyusun gagasan bisnis berbasis potensi lokal. Mereka berharap prestasi tersebut dapat memotivasi mahasiswa FEBM UMRAH lainnya untuk berani mencoba hal baru dan mengikuti berbagai kompetisi.
“Jangan pernah takut untuk mencoba hal baru dan belajar hal baru. Untuk mencapai impian atau tujuan, kita harus bersedia mengorbankan sesuatu, baik tenaga, pikiran, maupun kerja keras. Semoga prestasi kami ini bisa memotivasi teman-teman mahasiswa FEBM untuk terus berprestasi. Kami juga berharap dapat meraih lebih banyak prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tutup mereka.
Prestasi ini diharapkan menjadi dorongan bagi mahasiswa FEBM UMRAH untuk terus mengembangkan inovasi, menggali potensi sumber daya lokal, dan menghasilkan gagasan kewirausahaan yang memiliki nilai tambah serta potensi manfaat bagi masyarakat.







