DPM FEBM UMRAH Gelar Legislative Talk, Dorong Mahasiswa Muda Berani Bersuara dan Mengawal Demokrasi

Tanjungpinang, 27 September 2026 — Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menggelar Legislative Talk dengan tema “Muda Bersuara, Demokrasi Berkarya: Menyuarakan Inspirasi, Mengawal Demokrasi”, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi dan memperluas wawasan mengenai demokrasi, penyampaian aspirasi, serta peran generasi muda dalam menyuarakan gagasan dan ikut berkontribusi dalam kehidupan demokrasi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan FEBM UMRAH, Dr. Myrna Sofia, S.E., M.Si., serta Bapak Dicky Nofalino, S.IP., M.AP., selaku Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, sebagai narasumber. Turut hadir delegasi dan perwakilan organisasi mahasiswa FEBM, perwakilan mahasiswa dari luar UMRAH, para tamu undangan, serta peserta kegiatan.

Dalam pemaparannya, Bapak Dicky Nofalino, S.IP., M.AP., memberikan perspektif mengenai peran generasi muda dalam kehidupan demokrasi serta pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi dan gagasan di ruang publik.

Kehadiran narasumber dari lembaga legislatif daerah diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih dekat kepada mahasiswa mengenai praktik demokrasi di tingkat daerah, sekaligus membuka ruang dialog antara mahasiswa dan pemangku kepentingan.

Sementara itu, Dekan FEBM UMRAH, Dr. Myrna Sofia, S.E., M.Si., turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi dan meningkatkan wawasan mengenai demokrasi serta partisipasi publik.

Ketua DPM FEBM UMRAH Ralda Ayu Bintani menyampaikan bahwa mahasiswa saat ini memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat, menyuarakan aspirasi, dan turut berpartisipasi dalam demokrasi. Namun, ruang tersebut perlu diiringi dengan karya dan tindakan yang nyata.

“Menurut saya, sekarang kita memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat, menyuarakan aspirasi, dan turut dalam demokrasi. Tapi ruang tersebut juga harus diiringi dengan karya dan tindakan yang nyata,” ujarnya.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk berinteraksi langsung dengan narasumber melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa dapat menyampaikan pertanyaan maupun pandangan terkait demokrasi, aspirasi mahasiswa, serta peran generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan Legislative Talk ini, DPM FEBM UMRAH berharap mahasiswa tidak hanya memiliki keberanian untuk bersuara, tetapi juga mampu menyampaikan aspirasi secara kritis, bijak, dan bertanggung jawab. Aspirasi yang disampaikan diharapkan dapat dilanjutkan melalui karya, tindakan, serta kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya DPM FEBM UMRAH dalam membuka ruang dialog dan mendorong mahasiswa untuk semakin aktif mengambil bagian dalam kehidupan demokrasi.

Artikel Lainnya