Angkat Potensi UMKM Biru, Mahasiswa Bisnis Digital FEBM Raih Juara 2 Creative Poster Project
TANJUNGPINANG, 24 September 2026 — Tiga mahasiswa Program Studi Bisnis Digital angkatan 2024, Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Maritim (FEBM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), berhasil meraih Juara 2 Lomba Creative Poster Project yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Kewirausahaan FEBM UMRAH.
Prestasi tersebut diraih oleh Ralda Ayu Bintani, Shalsha Dilla Vitriani, dan Deko Kurniawan melalui karya poster yang mengangkat isu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari perspektif maritim, khususnya mengenai UMKM Biru yang bergerak dalam sektor ekonomi kelautan dan perikanan.
Ketertarikan mereka mengangkat tema tersebut berawal dari keinginan untuk memperkenalkan potensi UMKM sektor kelautan dan perikanan yang dinilai memiliki potensi besar, namun masih belum banyak diangkat dalam kompetisi poster.
“Awalnya coba-coba dan kami juga ingin mengangkat isu UMKM dari sudut pandang maritim, karena menurut kami hal tersebut juga relevan dengan prodi kami,” ungkap mereka.
Dalam proses pengerjaan, tim memulai dengan melakukan riset menggunakan data dari sejumlah sumber resmi, di antaranya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Badan Pusat Statistik (BPS), OECD, dan RSIS. Data yang telah dikumpulkan kemudian didiskusikan untuk menentukan konsep, menyusun isi, hingga dituangkan ke dalam desain poster berukuran A4.
Proses tersebut juga melalui beberapa kali revisi, terutama untuk memastikan informasi yang cukup padat tetap dapat disampaikan secara sederhana dan mudah dipahami oleh pembaca.
Konsep yang diangkat dalam karya tersebut adalah “Ayo BIRU-kan UMKM Pesisir!” dengan akronim BIRU yang terdiri dari Bina, Inovasi, Rawat, dan Unggul. Melalui konsep tersebut, mereka ingin menyampaikan bahwa UMKM Biru merupakan bagian dari ekonomi biru yang perlu mendapatkan dukungan melalui pembinaan, inovasi, pelestarian laut, serta digitalisasi agar dapat berkembang dan naik kelas.
Salah satu tantangan terbesar dalam pengerjaan poster adalah menyatukan berbagai data dari sumber yang berbeda dan menyederhanakannya ke dalam ruang poster yang terbatas.
“Kami mengatasinya dengan membagi tugas riset, melakukan validasi silang sumber, dan memilih data yang paling penting. Visual juga dibuat sederhana dengan big number agar pesan tetap jelas,” jelas mereka.
Bagi ketiganya, keberhasilan meraih Juara 2 menjadi pengalaman sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan ide dan karya yang berkaitan dengan bidang keilmuan mereka. Mereka berharap isu mengenai UMKM Biru dapat semakin dikenal dan mendapatkan perhatian, khususnya dari generasi muda.
Mereka juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa FEBM lainnya untuk tidak takut memulai dan terus berani mencoba berbagai kesempatan.
“Jangan takut memulai. Mulai dari riset yang kuat dan kerja sama tim. Prestasi ini menjadi bukti bahwa ide sederhana yang dikerjakan dengan serius bisa memberikan dampak,” pesan mereka.







