Gagas Solusi Digital Hinterland Karimun, Mahasiswa FEBM UMRAH Sukses Raih Juara 3 Nasional Kompetisi Esai KASTRA 2026
Tanjungpinang, 11 Juli 2026 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di level nasional. Melalui pengumuman resmi kompetisi, tim delegasi FEBM UMRAH yang beranggotakan Farel Pramana dan Elvi Nilawati merupakan mahasiswa Prodi Akuntansi Angkatan 2025, sukses meraih Juara 3 Nasional dalam ajang bergengsi Essay Kompetisi Analisis Strategi Kebijakan (KASTRA). Dalam kompetisi daring daring yang diikuti oleh 25 tim mahasiswa se-Indonesia ini, delegasi UMRAH berhasil bersanding di podium juara bersama dua perguruan tinggi kedinasan dan negeri terkemuka, yakni PKN STAN sebagai Juara 1 dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) selaku Juara 2.
Tim FEBM UMRAH mengangkat esai ilmiah berjudul “Digital Floating Hub: Strategi Kebijakan E-Government Keliling di Wilayah Hinterland Kabupaten Karimun”. Ide ini dirumuskan secara matang untuk menjawab tema tentang birokrasi tanpa batas di daerah tertinggal. Berhubung Farel merupakan pelajar dari daerah Karimun, ia memahami betul hambatan ketimpangan digital dan pelayanan publik di pulau penyangga. Melalui riset data Badan Pusat Statistik (BPS) Karimun serta kajian regulasi nasional seperti UU Pelayanan Publik dan Regulasi SPBE, mereka merancang solusi e-government keliling yang realistis serta efisien secara anggaran.
Proses pengerjaan esai dilakukan intensif selama 10 hari melalui platform OneDrive agar bisa menyusun narasi bersama. Tantangan terbesar tim adalah manajemen waktu, karena tenggat pengumpulan karya bertabrakan langsung dengan jadwal ujian kampus. Menariknya, ini adalah pengalaman pertama bagi Farel dan Elvi dalam mengikuti lomba esai ilmiah. Mereka belajar secara mandiri dari struktur esai para senior tingkat atas untuk menembus tujuh indikator penilaian juri yang sangat ketat, mulai dari orisinalitas ide, ketajaman analisis, hingga kelayakan implementasi.
Pencapaian ini menjadi pembuktian bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk mengukir prestasi nasional. Farel dan Elvi berharap gagasan Digital Floating Hub ini kelak dapat dilirik dan diimplementasikan oleh pemerintah daerah demi kemaslahatan masyarakat pesisir. Prestasi ini juga diharapkan mampu memantik semangat mahasiswa maritim lainnya untuk terus berani menyuarakan gagasan strategis dan melahirkan inovasi yang berdampak nyata bagi lingkungan sekitar.







