SK Dekan FEBM No. 1134/DST/UN53.04/HK.03/2026

Roadmap Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat FEBM 2025–2029

Manifesto ilmiah “Maritime for Welfare” mengarahkan seluruh kekuatan intelektual dosen dan mahasiswa FEBM-UMRAH untuk memecahkan tantangan ekonomi-sosial masyarakat pesisir dan wilayah perbatasan.

6Tema Riset Unggulan
4Kelompok Kepakaran
7.400+Skor SINTA Kumulatif
2025–29Periode Berjalan

Pendahuluan

Roadmap ini disusun sebagai wujud reorientasi dan komitmen strategis FEBM dalam bertransformasi menjadi fakultas ekonomi dan bisnis maritim yang unggul, adaptif, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dekan FEBM-UMRAH, Dr. Myrna Sofia, S.E., M.Si. · Tanjungpinang, Januari 2026

Roadmap Penelitian FEBM 2025–2029 merupakan langkah lanjutan dari periode sebelumnya (2023–2027), berlandaskan UU No. 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi, Permendikbud No. 3/2020 (SN-Dikti), Asta Cita, dan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2017–2045.

Visi FEBM: “Menjadikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim sebagai Pusat Kecemerlangan Pendidikan Tinggi, Riset, Entrepreneurship, dan Budaya Maritim di Kawasan Asia Tenggara pada Tahun 2029.”

Riset diarahkan menghasilkan publikasi bereputasi (Scopus/WoS/Sinta), HKI & paten yang diadopsi industri/UMKM maritim, serta menjadikan FEBM mitra strategis (think-tank) pemerintah daerah dan sektor swasta.

Empat Tujuan Penyusunan Roadmap

1. Fokus RisetMenetapkan koridor tema unggulan (Blue Economy, Maritime Fintech, Mari-Sociopreneurship, Pariwisata Bahari) selama 5 tahun.
2. Akselerasi IKUMeningkatkan IKU 5 hasil kerja dosen dipakai masyarakat / rekognisi internasional.
3. Kolaborasi MultidisiplinerSinergi peneliti senior-muda, mahasiswa, dan jejaring Asia Tenggara.
4. Efisiensi AnggaranRujukan alokasi dana riset internal & hibah eksternal agar tepat sasaran.

Capaian Penelitian & PkM Periode 2020–2025

13
Artikel Scopus Prodi Manajemen
5 ARTIKEL DI KATEGORI Q1
23
Dokumen Scopus non-artikel
PRODI MANAJEMEN
>90
Dokumen jurnal SINTA 4 (Garuda)
+ PULUHAN DI SINTA 2 & 3
>7.400
Skor SINTA kumulatif 4 prodi
MANAJEMEN, AKUNTANSI, BISDIG, KWU

Luaran Buku & Karya Intelektual

Jenis LuaranJumlah
Buku Ajar31 judul
Buku Referensi11 buku
Buku Monograf1 buku

Capaian Pengabdian Masyarakat

FokusKeterangan
Pemberdayaan PesisirEkonomi masyarakat perbatasan & pulau kecil
Kawasan BinaanLaboratorium lapangan dosen & mahasiswa
KemitraanDUDI & pemerintah daerah (Batam, Bintan, Karimun)

Analisis SWOT & Kesenjangan (Gap)

KekuatanStrength
  • Identitas maritim khas & kualitas dosen kuat
  • Sarana prasarana baru di Dompak, sistem informasi terpadu
  • Pendanaan riset meningkat 3 tahun terakhir
  • Program studi Akuntansi & Manajemen terakreditasi B, sedang studi S3
KelemahanWeakness
  • Transformasi keilmuan dosen belum merata
  • Prestasi mahasiswa dalam riset & pengabdian masih rendah
  • Tracer study & kontribusi alumni belum optimal
  • Fasilitas laboratorium kurang memadai, sitasi publikasi rendah
PeluangOpportunity
  • Posisi UMRAH sebagai PTN di wilayah perbatasan
  • Kerja sama luas: pemerintah, industri, lembaga internasional
  • Dukungan kebijakan nasional (RIRN 2017–2045, PRN 2020–2024)
  • Minat mahasiswa tinggi & potensi riset mari-sociopreneurship
AncamanThreat
  • Persaingan perguruan tinggi Asia Tenggara makin ketat
  • Ketergantungan pada pendanaan pemerintah
  • Regulasi menuntut adaptasi cepat (OBE, KKNI)
  • Globalisasi menuntut riset relevan isu internasional

Skor IFAS & EFAS

W S T O

IFAS: 2,90 · EFAS: 3,05

Posisi FEBM berada pada Kuadran I (SO) kombinasi kekuatan internal solid & peluang eksternal besar menempatkan fakultas pada strategi agresif (growth strategy): memperluas riset unggulan maritim, meningkatkan publikasi internasional, dan memperkuat jejaring kerja sama.

Strategi Utama Kuadran SO

1. Memanfaatkan identitas maritim & posisi strategis Kepri untuk riset unggulan ekonomi maritim, perdagangan lintas batas, dan blue economy.

2. Mengoptimalkan jejaring dosen S3 & akreditasi prodi untuk kerja sama riset dengan industri Batam-Bintan-Karimun.

3. Meningkatkan publikasi internasional dengan dukungan pendanaan riset yang terus bertambah.

Analisis Gap terhadap Milestone Universitas 2023–2028

Aspek StrategisTarget Milestone Univ.Kondisi Eksisting FEBMGap
Klasterisasi RisetKlaster Utama/Mandiri dengan riset lanjutanSudah Klaster Utama, namun dosen masih banyak skema PemulaAkselerasi transformasi ke riset terapan
Publikasi & SitasiPublikasi internasional bereputasi & Paten/HKI meningkatJurnal internasional bereputasi masih minim, sitasi rendahGap signifikan menembus jurnal top-tier (Q1/Q2)
Kualifikasi SDM20–30% dosen S3, Lektor Kepala meningkatProporsi dosen S3 & Lektor Kepala baru ~14,1%Perlu percepatan studi lanjut & jabatan fungsional
Akreditasi30% prodi terakreditasi Internasional/UnggulAkuntansi & Manajemen masih terakreditasi BPersiapan infrastruktur & dokumen mutu internasional

Kerangka Strategis SATU-GURINDAM

Pendekatan SATU (Sinergi, Akselerasi, Transformasi, Unggul) dijalankan melalui lima pilar PRIMA (Pendidikan, Riset, Internasionalisasi, Manajemen, Aliansi Strategis) dengan semangat SPRINTER, untuk mengubah kondisi fakultas dari VUCA menuju FUCA.

Kondisi Saat Ini · VUCA
  • Volatility gejolak persaingan global
  • Uncertainty ketidakpastian kawasan kepulauan
  • Complexity kerumitan regulasi OBE/KKNI
  • Ambiguity dinamika regional sulit diprediksi
Target Transformasi · FUCA
  • Flexibility adaptif thd regulasi & industri
  • Understandingly tata kelola berbasis kebutuhan stakeholder
  • Connectivity jejaring nasional & internasional kuat
  • Agility tangkas merespons peluang global
SinergiKolaborasi lintas disiplin (Academy-Business-Government) dan pendampingan peneliti senior–muda.
AkselerasiMemacu kuantitas & kualitas publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi.
TransformasiRiset interdisipliner berbasis Blue Economy & Mari-Sociopreneurship.
UnggulHilirisasi riset menjadi Teknologi Tepat Guna (TTG) & rekognisi internasional.
Metode Backcasting

Menetapkan Target IPTEK Kelautan dari Visi Masa Depan, Bukan Tren Saat Ini

Berbeda dari forecasting konvensional, FEBM menetapkan visi masa depan masyarakat maritim yang ideal terlebih dahulu, lalu menarik mundur langkah riset yang diperlukan hari ini mempertimbangkan aspek geostrategis & geoekonomi kawasan (mis. Laut Natuna Utara). Target konkret: Roadmap Riset komprehensif, 10–15 inovasi solusi industri, dan 10–15 inovasi untuk kebutuhan masyarakat maritim.

Enam Tema Riset & PkM Unggulan

Selaras dengan pilar Asta Cita dan SDG 1, 4, 14 & 17 · masing-masing tema memuat 5 topik riset spesifik dengan kode 1.01–6.05.

TEMA 1

Blue Economy & Maritime Business

Inovasi pemanfaatan potensi kemaritiman untuk kesejahteraan pesisir dan penguatan industri maritim.

  • 1.01 Kesejahteraan Ekonomi & Multiplier Effect
  • 1.02 Model Akuntansi Biaya Nelayan
  • 1.03 Manajemen Industri Maritim
  • 1.04 Hilirisasi Produk Kelautan
  • 1.05 Keberlanjutan UMKM Pesisir
TEMA 2

Green Economy & Sustainability

Ekonomi rendah karbon yang membatasi eksploitasi sumber daya alam demi kelestarian lingkungan.

  • 2.01 Just Transition (Transisi Berkeadilan)
  • 2.02 ESG (Environmental, Social & Governance)
  • 2.03 Pajak Karbon & Green Accounting
  • 2.04 Manajemen SDM Berkelanjutan
  • 2.05 Ekonomi Sirkular Pesisir
TEMA 3

Digitalization & Maritime Fintech

Transformasi analog ke digital untuk menopang operasional industri maritim modern.

  • 3.01 AI-Based Digital Transformation
  • 3.02 Maritime Big Data Analysis
  • 3.03 Fintech & Inklusi Keuangan Digital
  • 3.04 E-Commerce Industri Mikro Maritim
  • 3.05 Literasi Digital Masyarakat Perbatasan
TEMA 4

Pariwisata Bahari & Tamadun Maritim

Integrasi seni, kearifan lokal, dan budaya Melayu dengan sektor pariwisata bahari.

  • 4.01 Desa Wisata & Blue Economy
  • 4.02 Risiko Reputasi Destinasi
  • 4.03 Marine Edu-Ekowisata
  • 4.04 Budaya Melayu dalam Bisnis
  • 4.05 E-Branding Destinasi
TEMA 5

Mari-Sociopreneurship & Millennial Entrepreneurship

Wirausaha sosial kemaritiman untuk kesejahteraan sosial di pulau-pulau kecil.

  • 5.01 Inkubasi Bisnis Maritim
  • 5.02 Wirausaha Muda Mandiri
  • 5.03 Mari-Sociopreneurship Millennial
  • 5.04 Inovasi Produk Eco-Print
  • 5.05 Transfer Teknologi ke Masyarakat
TEMA 6

Governance, Sektor Publik & Ekonomi Syariah Pesisir

Akuntabilitas pelayanan publik dan penerapan sistem ekonomi syariah di wilayah pesisir.

  • 6.01 Integritas & Pencegahan Korupsi
  • 6.02 Akuntabilitas Berbasis ESG
  • 6.03 Pariwisata & UMKM Halal
  • 6.04 Fintech & Perbankan Syariah
  • 6.05 Auditing Sektor Publik Pesisir

Distribusi Kelompok Kepakaran Dosen

Ditetapkan melalui Keputusan Dekan Nomor 1134/DST/UN53.04/HK.03/2026 mensinergikan rumpun Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Pembangunan guna menjawab tantangan ekonomi maritim yang interdisipliner.

1. Akuntansi & Sektor Publik

Fokus penguatan tata kelola maritim, akuntabilitas sektor publik pesisir, dan pelaporan keberlanjutan (ESG).

Akuntansi Keuangan
Dr. Hj. Asmaul Husna · Inge Lengga Sari Munthe · Dr. Sri Ruwanti · Gina Septiana · Suci Wahyuliza
Akuntansi Manajemen
H. Achmad Uzaimi · Tumpal Manik · Dr. Prima Aprilyani Rambe · Ronia Tambunan · Putri Jesika · Finalesvita Br. Nasution · Putri Yuliandari
Auditing, Sektor Publik & Perpajakan
Fatahurrazak · Jack Febriand Adel · Rizki Yulisari · Nurul Yusyawiru · Asri Eka Ratih · Hadli Lydia Rikayana · Ardiansyah · Teddy Haryadi

2. Manajemen & Bisnis

Diarahkan pada pengembangan Mari-Sociopreneurship, pemasaran pariwisata bahari, dan penguatan SDM wilayah perbatasan.

Manajemen SDM
Nurhanasah · Roni Kurniawan · Ezky Tiyasiningsih · Imalinda Deryane · Indra Firdiyansyah · Lastri Anggi Fani · Mirza Ayunda Pratiwi · Mohd Rhana Satria · Musa Hadibrata
Manajemen Keuangan
Dr. Myrna Sofia · Firmansyah Kusasi · Kiki Wulandari · Rizki Fadhel Dwipananda
Pemasaran, Stratejik & Operasional
Hj. Iranita · Abdul Jalal · Jaya Dwi Nurcholis · Nadia Angraini · Mita Elvira · Risdy Absari Indah Pratiwi · Kewirausahaan: Mutiara Maulina Arzakiyah

3. Ekonomi & Pembangunan

Analisis ekonomi makro/mikro maritim, kebijakan pembangunan pesisir berkelanjutan, dan perdagangan internasional.

Ekonomi Pembangunan
Dr. Winata Wira · Bunga Paramita · H. Catri Jintar · Agriend S. Putra · Edinur Ilham
Ekonomi Makro & Mikro
Dr. Dodi Dermawan (Makro) · Dr. Rafki RS (Makro) · Fradya Randa (Makro) · Dr. Myrna Sofia (Mikro) · Sufnirayanti (Mikro)

4. Digital & Teknologi

Mendukung pilar digitalisasi kampus dan analisis Big Data kelautan.

Ekonomi Digital
Dr. Dodi Dermawan · Nur Bayti
Statistika Terapan
Siti Arita Novia

Target Kinerja, Indikator & Luaran

IKU 5 hasil kerja dosen digunakan masyarakat atau mendapat rekognisi internasional. Realisasi 2024: 1,77; target bertahap 15% (2025–26) → 20% (2027–28) → 25% (2029).

Target Publikasi Internasional & HKI

Tabel 5.2 & 5.3
Indikator2526272829
Dosen publikasi Scopus (org)88101010
Artikel internasional (artikel)56799
Buku/chapter internasional00222
Paten internasional01122
Hak Cipta / HKI (sertifikat)22222
HKI industri kelautan baru1012151820

Target agregat publikasi jurnal internasional hingga 2029: 75 artikel. Hilirisasi paten/desain industri ditargetkan 30% dari luaran.

PkM & Pemberdayaan Masyarakat Pesisir

Tabel 5.4 & 5.5
Indikator2526272829
Program PkM berbasis riset3691215
Proyek pemberdayaan (mhs)246810
Usaha sosial binaan inkubator1020304050
Kompetisi wirausaha sosial maritim12345
Persentase dosen publikasi bereputasi15%17,5%20%22,5%25%

IKT tambahan: melatih 100 anggota masyarakat lokal dalam keterampilan Blue Economy; hilirisasi TTG ditargetkan 50% dari total produk Tridharma.

Strategi Hilirisasi Riset menjadi Teknologi Tepat Guna (TTG)

Hilirisasi diarahkan mendukung SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan ekonomi pesisir & nelayan mengubah aset intelektual UMRAH menjadi landasan kemajuan industri kelautan.

01Landasan StrategisHilirisasi mendukung SDGs, terutama SDG 1, melalui transformasi sosial berbasis kemaritiman.
02Mekanisme via PkMPkM sebagai instrumen utama menguji & menerapkan ilmu pengetahuan secara terpadu bagi komunitas sasaran.
03Langkah OperasionalKonversi hasil riset menjadi produk TTG yang siap diadopsi UMKM & industri pesisir.
04Kolaborasi A-B-GSinergi Akademisi-Bisnis-Government: kerja sama startup & pembangunan platform Big Data Kelautan.
Hilirisasi riset di UMRAH bukan sekadar transfer teknologi, melainkan tanggung jawab sosial dan geoekonomi untuk mempercepat kemandirian masyarakat pesisir melalui inovasi yang aplikatif.

Skema Kolaborasi Peneliti Senior & Peneliti Muda

Sekitar 95% dosen UMRAH berusia di bawah 40 tahun, sementara jumlah Lektor Kepala & Guru Besar masih terbatas skema ini memastikan keberlanjutan kualitas riset dan regenerasi akademisi.

Komponen SkemaDeskripsiTarget/Capaian
MentorshipPeneliti senior menjadi mentor peneliti muda (teknis, metodologis, manajerial)Sistem pendampingan berkelanjutan
Partisipasi WajibRiset peneliti senior wajib melibatkan 1–2 peneliti mudaTransfer pengetahuan langsung
Integrasi MahasiswaBimbingan tugas akhir & proses publikasi ilmiah≥50% skripsi terpublikasi Sinta 4/5
Riset InternasionalKeterlibatan peneliti muda dalam kolaborasi/pertukaran regional≥20% peneliti muda dapat pengalaman Asia Tenggara
Pendekatan STEAMIntegrasi Science-Tech-Engineering-Arts-Math dengan budaya MelayuRiset unggulan berkekhasan maritim
Regenerasi KarierPercepatan jabatan fungsional dosen mudaMeningkatnya jumlah Lektor Kepala & Guru Besar

Penutup

Roadmap ini merupakan instrumen strategis untuk memastikan setiap aktivitas Tridharma berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat pesisir sesuai semboyan “Maritime for Welfare”. FEBM berkomitmen mendukung transformasi universitas dari Satker PNBP menuju PTN Badan Layanan Umum (PTN-BLU).

Tiga pilar perubahan utama: (1) Reorientasi Kurikulum & Riset berbasis OBE dan backcasting; (2) Fokus Tamadun & Teknologi integrasi budaya Melayu dengan STEAM kemaritiman, AI, dan Big Data Kelautan; (3) Kemitraan Strategis dengan DUDI dan kampus QS100 by subject.