Kolaborasi Bisnis Digital dan IT, Langkah Nyata Mahasiswa FEBM UMRAH Berdayakan UMKM Lewat Solusi Digital
Tanjungpinang, 28 Juni 2026 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kali ini sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang internal kampus Sprint Camp 1.0 Tahun 2026. Tim berprestasi ini merupakan mahasiswa Program Studi Bisnis Digital angkatan 2025 yang beranggotakan Alisa Mufarikhah, Dwi Syakilla Putri, Nurfitri Nailah Sandy, dan Zulfa Nailatul Husna berhasil meraih Juara 3 melalui proyek pengembangan solusi digital untuk UMKM Pizza Azura.
Ajang internal kampus ini mewajibkan setiap kelompok gabungan lintas prodi untuk turun langsung ke lapangan. Mereka ditantang mencari mitra UMKM, melakukan observasi dan wawancara, mengidentifikasi masalah, hingga menciptakan solusi digital yang tepat guna. Seluruh hasil kerja keras ini kemudian dinilai melalui tahap pitching dan showcase.
Keseluruhan persiapan proyek ini memakan waktu kurang lebih sekitar dua bulan, mulai dari observasi awal hingga babak final. Selama proses tersebut, pembagian tugas dilakukan secara terstruktur di mana tim Bisnis Digital fokus pada observasi, wawancara, analisis masalah, kebutuhan pengguna, penyusunan laporan, serta materi presentasi (PPT). Sementara itu, rekan-rekan Teknik Informatika fokus pada pengembangan sistemnya. Meski demikian, kedua pihak tetap sering melakukan diskusi bareng agar solusi digital yang dibuat benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil dari UMKM.
Pemilihan UMKM berawal saat tim melihat langsung beberapa proses operasional yang masih dilakukan secara manual, mulai dari pencatatan pesanan, pengelolaan antrean, sampai pencatatan transaksi. Tim merasa masalah ini cukup dekat dengan kondisi UMKM di lapangan dan bisa diselesaikan lewat teknologi sederhana yang bermanfaat. Kesediaan dan keterbukaan informasi, ditambah sang owner sangat kooperatif serta humble membantu pengumpulan data berjalan lancar tanpa membuat tim merasa tegang.
Selama persiapan proyek, tim juga menghadapi hambatan, salah satunya tantangan dalam menyamakan jadwal pertemuan karena anggota tim berasal dari dua prodi yang berbeda. Selain itu, mereka harus memastikan solusi yang dibuat benar-benar sesuai dengan kebutuhan UMKM sehingga cukup sering melakukan revisi dan diskusi. Kendati sempat menghadapi kesulitan tersebut, kelompok mahasiswa Bisnis Digital ini mengaku jujur tidak menyangka dan sangat senang bisa berhasil membawa pulang predikat Juara 3. ssKeberhasilan ini membuat seluruh anggota tim dari Bisnis Digital maupun Teknik Informatika merasa jauh lebih termotivasi untuk mencoba kegiatan-kegiatan serupa ke depannya. Lewat ajang ini, selain mendapatkan pengalaman baru, mereka belajar banyak tentang kerja sama tim, komunikasi, serta tahu bagaimana cara menerapkan ilmu yang dipelajari untuk menyelesaikan permasalahan nyata. Mereka berharapan ke depan seluruh anggota bisa terus berkembang dan berani mencoba berbagai tantangan baru lainnya.







